Media
Baru (New Media)
Oleh:
Maulida Hafni Panjaitan (0601162033)
Ilmu Perpustakaan Semester V Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Media
Baru (New Media) merupakan istilah dari munculnya teknologi komunikasi
yang berhubungan dengan komputer, jaringan internet, untuk menjalin komunikasi dengan
orang lain. Yang termasuk didalamnya yaitu, web, blog, sosial media dan
lain-lain yang menggunakan alat elektronik (computer, handphone) sebagai
medianya.
Menurut Everett M. Rogers (dalam Abrar, 2003:17-18) merangkumkan
perkembangan media komunikasi ke dalam empat era. Pertama, era komunikasi
tulisan. Kedua, era komunikasi cetak. Ketiga, era telekomunikasi. Dan keempat,
era komunikasi interaktif. Media baru adalah media yang berkembang pada era
komunikasi interaktif. Sedangkan menurut Ron Rice mendefinisikan media baru adalah media teknologi
komunikasi yang melibatkan komputer di dalamnya (baik mainframe, PC maupun
Notebook) yang memfasilitasi penggunanya untuk berinteraksi antar sesama
pengguna ataupun dengan informasi yang diinginkan.
Media baru memiliki dampak positif maupun negatif bagi penggunanya.
Pengaruh positifnya yaitu pengguna dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi
terbaru. Sedangkan pengaruh negatifnya banyak berita masuk tanpa ada batasan
dan siapa saja bisa memberikan berita di media tersebut, bahkan masuknya budaya
luar ke media, untuk itu pengguna harus didasarkan dengan ilmu pengetahuan agar
tidak mudah percaya dengan berita-berita negatif.
Pada abad ke-21 ini hampir keseluruhan manusia menggunakan new
media sebagai alat komunikasi dan sumber info terupdate. Salah
satunya twitter. Twitter merupakan salah satu sosial media yang unik karena
penggunanya dapat membaca dan mengirim pesan dengan basis teks maksimal 140
karakter. Pesan atau status tersebut dikenal dengan sebutan tweet. Twitter didirikan
tahun 2006. Fitur-fitur dari twitter adalah, beranda yaitu halaman utama
twitter yang berisi status-status maupun retweetan dari teman pengguna. Profil
pengguna, yaitu berisi profil dan tweet dari penggunanya itu sendiri. Selanjutnya
pencarian yaitu untuk mencari pengguna lain. Fitur berikutnya notifikasi yaitu
memberikan informasi mengenai update-updatetan terbaru dan yang terakhir DM (direct
messenger) untuk saling bertukar pesan secara pribadi.
Tingkat kepopuleran twitter tidak kalah dengan sosial media
lainnya. Tingginya popularitas twitter ini dimanfaatkan oleh berbagai kalangan
untuk keperluan dalam berbagai aspek, seperti sebagai sarana untuk
pembelajaran, kampanye politik bahkan dijadikan sarana untuk melakukan protes. Twitter
dalam kurun waktu 10 tahun (terhitung sampai 2015) mengalami pertumbuhan dan
popularitas yang pesat diseluruh dunia. Berdasarkan sumber hingga bulan September
2015, sudah ada 900 juta pengguna yang telah terdaftar, dan 500 juta merupakan
akun aktif twitter. Lonjakan yang sangat signifikan di twitter biasanya ketika
terjadi peristiwa penting atau populer.
Pengguna twitter mulai dari kalangan, remaja, dewasa, pejabat,
politikus, bahkan presiden memiliki akun real di twitter. Peminat dari twitter
sangat banyak sekali, termasuk saya. Saya adalah pengguna aktif twitter pada
masa itu. Pada saat itu twitter sedang buming, banyak media yang membicarakan tentang
twitter. Karena berita-berita positif sangat banyak didapat dari twitter. Namun
sekitar tahun 2015-2016 semakin berkembangnya sosial media, banyak pengguna
twitter yang berpindah ke inst*****. Hal ini membuat pengguna twitter menjadi
sedikit berkurang. Tapi tidak banyak pengguna yang masih tetap aktif ditwitter.
Beberapa tahun belakangan ini twitter kembali aktif, banyak
pengguna twitter yang mengaktifkan kembali twitternya. Terutama teman-teman
disekeliling saya sebagai pengguna sosial media yang baik dan aktif memberikan
informasi. Informasi ini saya dapat berdasarkan pengalaman saya saat kembali
mengaktifkan twitter dan banyak tweet-tweet tentang orang yang kembali aktif
ditwitter lagi. Menurut saya twitter ini merupakan sosial media yang lebih
banyak nilai positifnya, mengapa demikian? berita hoax maupun
sindiran-sindiran, bullying dari para netizen (warga net) jarang
terdapat di twitter, kemudian informasi-informasinya sangat terupdate
dan bernilai positif.
Sebagai
orang yang aktif bersosial media sudah sehasrusnya mempunyai pendidikan dan
pengetahuan mengenai cara menggunakan sosial media yang baik, berkomentar
dengan baik dan tidak menggunakan kata-kata yang kasar.
Seharusnya lebih banyak reference lagi. Tapi ini sudah lumayan bagus
BalasHapusMasukan diterima:) trimakasih wilan :)
HapusBagus, tapi ini sepertinya pengalaman pribadi ya
BalasHapusIya nia agar lebih mudah buat nulisnya hehe
HapusSangat bagus
BalasHapusArtikel bersifat opini. Kurang ilmiah karena tidak mencantumkan referensi.
BalasHapusNilai: B