Minggu, 23 September 2018

Teknologi Media


Media Baru (New Media)
Oleh: Maulida Hafni Panjaitan (0601162033)
Ilmu Perpustakaan Semester V Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Media Baru (New Media) merupakan istilah dari munculnya teknologi komunikasi yang berhubungan dengan komputer, jaringan internet, untuk menjalin komunikasi dengan orang lain. Yang termasuk didalamnya yaitu, web, blog, sosial media dan lain-lain yang menggunakan alat elektronik (computer, handphone) sebagai medianya.
Menurut Everett M. Rogers (dalam Abrar, 2003:17-18) merangkumkan perkembangan media komunikasi ke dalam empat era. Pertama, era komunikasi tulisan. Kedua, era komunikasi cetak. Ketiga, era telekomunikasi. Dan keempat, era komunikasi interaktif. Media baru adalah media yang berkembang pada era komunikasi interaktif. Sedangkan menurut Ron Rice mendefinisikan media baru adalah media teknologi komunikasi yang melibatkan komputer di dalamnya (baik mainframe, PC maupun Notebook) yang memfasilitasi penggunanya untuk berinteraksi antar sesama pengguna ataupun dengan informasi yang diinginkan.
Media baru memiliki dampak positif maupun negatif bagi penggunanya. Pengaruh positifnya yaitu pengguna dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi terbaru. Sedangkan pengaruh negatifnya banyak berita masuk tanpa ada batasan dan siapa saja bisa memberikan berita di media tersebut, bahkan masuknya budaya luar ke media, untuk itu pengguna harus didasarkan dengan ilmu pengetahuan agar tidak mudah percaya dengan berita-berita negatif.
Pada abad ke-21 ini hampir keseluruhan manusia menggunakan new media sebagai alat komunikasi dan sumber info terupdate. Salah satunya twitter. Twitter merupakan salah satu sosial media yang unik karena penggunanya dapat membaca dan mengirim pesan dengan basis teks maksimal 140 karakter. Pesan atau status tersebut dikenal dengan sebutan tweet. Twitter didirikan tahun 2006. Fitur-fitur dari twitter adalah, beranda yaitu halaman utama twitter yang berisi status-status maupun retweetan dari teman pengguna. Profil pengguna, yaitu berisi profil dan tweet dari penggunanya itu sendiri. Selanjutnya pencarian yaitu untuk mencari pengguna lain. Fitur berikutnya notifikasi yaitu memberikan informasi mengenai update-updatetan terbaru dan yang terakhir DM (direct messenger) untuk saling bertukar pesan secara pribadi.
Tingkat kepopuleran twitter tidak kalah dengan sosial media lainnya. Tingginya popularitas twitter ini dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk keperluan dalam berbagai aspek, seperti sebagai sarana untuk pembelajaran, kampanye politik bahkan dijadikan sarana untuk melakukan protes. Twitter dalam kurun waktu 10 tahun (terhitung sampai 2015) mengalami pertumbuhan dan popularitas yang pesat diseluruh dunia. Berdasarkan sumber hingga bulan September 2015, sudah ada 900 juta pengguna yang telah terdaftar, dan 500 juta merupakan akun aktif twitter. Lonjakan yang sangat signifikan di twitter biasanya ketika terjadi peristiwa penting atau populer.
Pengguna twitter mulai dari kalangan, remaja, dewasa, pejabat, politikus, bahkan presiden memiliki akun real di twitter. Peminat dari twitter sangat banyak sekali, termasuk saya. Saya adalah pengguna aktif twitter pada masa itu. Pada saat itu twitter sedang buming, banyak media yang membicarakan tentang twitter. Karena berita-berita positif sangat banyak didapat dari twitter. Namun sekitar tahun 2015-2016 semakin berkembangnya sosial media, banyak pengguna twitter yang berpindah ke inst*****. Hal ini membuat pengguna twitter menjadi sedikit berkurang. Tapi tidak banyak pengguna yang masih tetap aktif ditwitter.
Beberapa tahun belakangan ini twitter kembali aktif, banyak pengguna twitter yang mengaktifkan kembali twitternya. Terutama teman-teman disekeliling saya sebagai pengguna sosial media yang baik dan aktif memberikan informasi. Informasi ini saya dapat berdasarkan pengalaman saya saat kembali mengaktifkan twitter dan banyak tweet-tweet tentang orang yang kembali aktif ditwitter lagi. Menurut saya twitter ini merupakan sosial media yang lebih banyak nilai positifnya, mengapa demikian? berita hoax maupun sindiran-sindiran, bullying dari para netizen (warga net) jarang terdapat di twitter, kemudian informasi-informasinya sangat terupdate dan bernilai positif.
Sebagai orang yang aktif bersosial media sudah sehasrusnya mempunyai pendidikan dan pengetahuan mengenai cara menggunakan sosial media yang baik, berkomentar dengan baik dan tidak menggunakan kata-kata yang kasar.

6 komentar:

  1. Seharusnya lebih banyak reference lagi. Tapi ini sudah lumayan bagus

    BalasHapus
  2. Bagus, tapi ini sepertinya pengalaman pribadi ya

    BalasHapus
  3. Artikel bersifat opini. Kurang ilmiah karena tidak mencantumkan referensi.

    Nilai: B

    BalasHapus