Senin, 06 Januari 2020


Perilaku Pencarian Informasi Generasi Muda

Perkembangan informasi sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan informasi. Tingkat kebutuhan informasi setiap orang berbeda-beda, semakin tinggi tingkat kebutuhan akan informasi maka perilaku pengguna untuk mencari dan menemukan informasi juga semakin aktif dan tinggi. Tanpa adanya informasi manusia tidak akan mampu untuk berkembang secara baik dan akan menjadi manusia yang serba ketinggalan.
Subjek dari informasi tersebut adalah manusia, baik dari generasi tua maupun generasi muda (Generasi Milenial). Manusia yang lahir di tahun 90-an sampai dengan sekarang ini disebut dengan generasi milenial, dimana generasi yang mencari informasi tidak dengan membaca buku melainkan mencari informasi melalui media massa seperti: handphone, televisi, komputer dan lain sebagai berikut, yang mana masyarakatnya sangat membutuhkan teknologi untuk mendapatkan informasi secara cepat dari jarak jauh.
Kebutuhan informasi muncul karena adanya problematic situation (situasi yang penuh masalah) dimana seseorang merasa harus memperoleh masukan dari sumber- sumber lain di luar dirinya. Kebutuhan informasi mencerminkan adanya persyaratan yang harus dipenuhi dalam melaksanakan tugas tertentu.
Ada enam model perilaku pencarian informasi, yaitu: starting, chaining, browsing, dif erentiating, monitoring dan extracting, (1). Starting – terdiri dari aktivitas-aktivitas yang memulai terjadinya kegiatan pencarian informasi. (2). Chaining – kegiatan mengikuti rangkaian sitasi, pengutipan atau bentuk-bentuk perujukan antar dokumen yang satu dengan yang lainnya. (3). Browsing – merawak, mencari tetapi dengan agak terarah, di wilayah-wilayah yang dianggap punya potensi terhadap informasi yang dibutuhkan. (4). Dif erentiating – pemilahan, menggunakan ciri-ciri di dalam sumber informasi sebagai acuan dasar untuk memeriksa kualitas ataupun isi informasi. (5). Monitoring – memantau perkembangan dengan memfokuskan diri pada beberapa sumber terpilih. (6). Extracting – secara sistematis menggali di satu sumber untuk mengambil informasi yang dianggap penting.
Tahapan model pencarian informasi generasi millenial adalah dengan mengawali proses pencarian informasi dengan adanya sebuah tuntutan dan keinginan yang membuat mereka bergerak melakukan serching atau browsing, kemudian generasi millenial melakukan seleksi akan informasi yang mereka dapatkan dengan cara memilih informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kemudian generasi millenial melakukan evaluasi atas informasi yang mereka dapatkan, kemudian setelah mereka merasa bahwa informasi tersebut pantas untuk disebarluaskan maka mereka akan melakukan penyebarluasan infromasi tersebut. Kemudian setelah generasi tersebut melakukan share informasi maka mereka akan repost beberapa informasi yang mereka sukai, setelah itu mereka akan mengevaluasi kembali informasi yang direpost dan kemudian mereka akan melakukan respon atas segala informasi yang mereka dapatkan dan infromasi yang telah mereka share.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar